Perbedaan Sablon Kaos Manual, Digital, dan DTG | inisablon.com

Perbedaan Sablon Kaos Manual, Digital, dan DTG

20 February 2016
inisablon, ini sablon, sablon kaos, sablon baju, sablon kaos murah, sablon kaos satuan, bikin kaos, cetak kaos, kaos oblong, kaos satuan, desain kaos sendiri, bikin kaos satuan, cetak kaos satuan, kaos oblong polos, kaos desain sendiri, baju sablon, kaos sablon, sablon murah, sablon satuan, testimoni inisablon

Perbedaan Sablon Kaos Manual, Digital, dan DTG

1136

Sablon Manual

Sablon manual juga biasa disebut screen printing, karena prosesnya yang menggunakan screen sebagai media transfer tinta ke kaos. Desain yang akan dicetak ke kaos harus dibuat filmnya terlebih dahulu pada screen dengan emulsi film di ruang gelap.

Ada beragam tinta yang dapat digunakan untuk sablon kaos, namun tinta yang paling sering digunakan untuk sablon manual adalah rubber dan plastisol. Untuk mencetak tinta ke kaos, dengan cara menyapukan tinta diatas screen dengan rakel. Agar hasil sablon kuat bisa dilakukan pemanasan menggunakan hot air gun atau heat press.

Tinta yang meresap ke serat kain menjadi kelebihan sablon manual, sehingga hasil sablon kuat, awet dan tahan lama serta tidak luntur saat dicuci. Hingga saat ini sablon manual masih disukai karena nilai seninya. Sablon manual biasa digunakan untuk kaos distro.

Kekurangan sablon manual tidak bisa mencetak desain yang banyak warnanya atau bahkan terdapat gradasi, biasanya maksimal 3 atau 4 warna dalan satu desain. Tidak efektif untuk sablon dengan kuantiti sedikit, namun, di inisablon kamu tetap bisa memesan sablon kaos satuan manual.

 

Sablon Digital

Sablon digital biasanya menggunakan media transfer paper, dengan mencetak desain atau gambar menggunakan printer. Desain atau gambar yang telah dicetak ke kertas kemudian ditransfer ke kaos dengan menggunakan mesin heat press. Berdasarkan tintanya ada beberapa jenis sablon digital diantaranya, transfer paper, ecosolvent, sublimation, duracotton, dll.

Proses produksinya yang relatif mudah dan cepat menjadi keunggulan tersendiri dari sablon digital. Cocok digunakan untuk produksi kaos dalam jumlah sedikit, bahkan bisa untuk produksi kaos satuan. Bisa digunakan untuk sablon gambar yang banyak warna dan gradasi serta tercetak di kaos sama persis dengan desain/gambarnya.

Kekurangan sablon digital adalah sablonnya kurang awet dan lebih cepat rusak. Kaos dengan sablon digital perlu perawatan khusus. Sebagian besar hanya bisa diaplikasikan untuk kaos warna terang.

 

Sablon DTG (Direct To Garment)

 

Sablon DTG adalah sablon dengan teknologi terbaru dari dunia sablon. Sablon kaos dengan teknik DTG adalah mencetak desain langsung dari softcopy di komputer ke kaos dengan mesin printer tanpa media transfer yang lain (seperti printer pada umumnya, hanya saja media cetaknya di atas kaos). Tinta yang digunakan biasanya adalah tinta waterbase yang meresap ke serat kain.